Kersen atau Keres POHON KENANGAN SETIAP ORANG

POHON KENANGAN HAMPIR SETIAP ORANG ??

Andaikan suatu ketika anda ditanya pohon apa yang akrab dengan anda pada waktu kecil dulu. Mungkin anda membutuhkan waktu beberapa saat untuk menyebutkan nama sebuah pohon. Namun ketika diberikan beberapa pilihan, misalnya : Mangga, Jambu, Kersen. Mungkin anda seketika memilih Kersen sebagai pohon Kenangan waktu kecil.

Ternyata hampir setiap orang di Gresik dan mungkin di daerah lain memiliki kenangan pada pohon kersen.
Hal itu disebabkan karena pohon kersen atau keres, orang Gresik menyebutnya Seri, memiliki tajuk yang lebar sehingga dibawahnya sangat teduh dan leluasa untuk bermain.
Di sisi lain yang menjadi daya tarik tersendiri adalah buahnya yang manis dan terus ada tanpa mengenal musim.
Berbeda dengan pohon mangga atau jambu walaupun sama-sama mudah dijumpai. kedua pohon itu merupakan pohon budidaya, sehingga sangat dirawat oleh pemiliknya. Maka tak akan ada yang bisa diharap untuk bisa dinikmati walaupun berbuah. Selain itu tajuknya tidak selebar pohon kersen

Di kampung-kampung, pekarangan rumah yang terdapat pohon kersennya biasanya sering di jadikan tempat bermain anak-anak. Hal itu karena mereka bisa bermain di bawah keteduhan dan disamping itu merekapun bisa mendapatkan buah kersen yang manis dengan cara mengambilnya dengan galah atau lainnya. Mereka bisa bebas menikmatinya tanpa dilarang oleh si empunya pekarangan. Namun tak jarang pula anak-anak itu memanjat pohon kersen untuk mendapatkan buah yang berada di ranting yang tak terjangkau dengan alat yang dimilikinya. Bila itu diketahui tentu akan diteriaki oleh pemiliknya agar segera turun, karena takut jatuh. Mendengar teriakan itu biasanya anak2 itu buru-buru turun dengan ketakutan dan dan berhamburan pergi.
Padahal pemilik pohon itu melarang mereka main panjat pohon kersen semata-mata karena takut anak-anak itu terjatuh. Karena batang-batang cabang dan ranting pohon kersen tidak telampau kuat menahan beban dan sangat mudah patah. 

Tapi dasar anak-anak, keesokannya tentu kembali bermain di tempat itu lagi. Walaupun buah yang masak belum Nampak karena sudah dihabiskan, namun mereka juga puas dengan buah yang masih mentah. Buah itu biasanya mereka gunakan untuk peluru katapel atau senapan kayu yang mereka buat sendiri dengan karet sebagai pelontarnya. Maka bermainlah mereka tembak-menembak dengan serunya, walaupun terkadang harus berakhir dengan tangis.

Tidak cuma anak laki-laki saja yang gemar bermain di bawah pohon kersen. Biasanya mereka bermain “pasaran” atau “dodolan”. Dengan beberapa temannya mereka pura-pura berdagang dengan media apa saja yang tersedia dari alam di sekitarnya pada jaman itu. Mereka berjualan beras dari pasir, jual udang dari irisan pelepah daun pisang, atau irisan pelepah pisang sebagai tahunya. Untuk daging biasanya menggunakan irisan umbi pisang yang kemerahan. Dan uangnya ? hehehe.. Karena berada di bawah pohon Kersen, maka daun kersen sebagai ganti uangnya. Sedangkan nilai uang tergantung warna daunnya.

Nah, siapa di antara anggota SG yang tidak punya kenangan dengan Pohon Kersen ??
Jangan-jangan termasuk termasuk MKTB. Masa Kecil Tidak Bahagia…. hahahaha

Sampe sekarang kl jalan ada pohon Kersen pasti berhenti sebentar & ngambil buahnya yg merah tak perduli pandangan heran orang sekitar he...he...he...

daun pohon keres mempunyai kemampuan menyerap debu...aku mulai tanam didepan rumah..untuk mengantisipsi musim kemarau...

Hahahaha... Asal jangan samapi manjat-manjat aja, Yuk Sekar Arum.. Bisa-bisa  jalanan macet karena pengendaranya pada nunggu di bawah pohon kersen semua...

Yups. Benar sekali, Yuk Iva Lukita. Kalau dibahas manfaatnya pohon ini sangat luar biasa. Postingan status akan puanjang banget.

copas ajach pak Bagus Cahyono biar kita bisa berbagi manfaat...

Gak manjat cm loncat & kl gak nyampe minta tolong sambil pasang wajah memelas ke orang di dekat pohon. Kebetulan selalu ada yg mau ngambilkan krn kasihan he...he...he...

pohon Kersen mengingatkan masa kecilku saat masih SD yang selalu membawa sekeranjang buah merah kersen sebelum ku berangkat sekolah..

Oke,Yuk Iva Lukita. Aku kan udah mengawali bicara tentang Pohon Kersen. Bagi yang ingin melengkapi di sini juga dipersilahkan.

gara gara pohon itu jg,tanganku pernah patah karna jatuh bercanda sama masku waktu masih kanak kanak,sekarang udah punya anak heee..

Naah, nih Yuk Hrh Yanti... punya kenangan. Berarti masa kecilnya bahagia... hehehehe
Haloo Cak Iwan. Walaupun begitu tetap ada kenangan indah bersama masnya di pohon itu kan ?

Alhamdulillah pak Bagus, karena saya bisa makan bersama teman2 saat bel jam istirahat sekolah..jadi ya senangnya...setelah pulang kami menyanyikan lagu.." Buat apa susah..buat apa susah...susah itu tak ada gunanya.."hehehe.. karena sama2 merasakan..sitik podo roso. meski bukan buah cherry yg penting sama merahnya...sama kecilnya...(itulah pikiran kami sewaktu masih kanak2)

Dulu wktu q sd d dpn galamgan kyu ayahku. tiap plng sk0lah ka2kq manjat ngambilin keres q ma adik dbwhx.

Aku masing sering ambil buah keres....
dulu waktu kecil sering ke dekat tambak yang ada banyak pohon keres-nya. Saking banyaknya yang bisa dimakan, bisa cukup untuk pengganti makan siang. Waktu itu.

Warung keres cak...esek2...

golek keres

Aku sering digebuki ibu, gara-gara manjat pohon Kersen, Cak , Tp klo u dodolan biasanya daun dan bunganya pohon Waru (beringin) yg dijadikan spt jual minyak goreng, aku termasuk MKPB (masa kecil paling bahagia)

kangen buah iku... cilikanku sering golek nang skitar gor n ngipik... wes hampir punah yo..
dan tentu sekarang lebih bahagia lagi Tjatur Rosediany, dengan adanya si kecil
Jüng Hyùn Bäe, masih banyak kok,
kan pohon ini mudah tumbuh.

iku ngono buah ono manfaate bos...masio tha buahe gak keren koyo apel washington tapi manfaate lho seng gak kalah keren karo buah import

apa saja manfaatnya Syahrul Qulivert ?

tlogo ngipik uakeh cak. trus jembatan gor. daerah sumber. sampek kedanyang yo sek akeh... dimadukkan kulkas enak.. ato buat jus keres maknyus

ake mas ....terutama kanggo maag
ono maneng buah doro...tapi sak iki wes gak ono mane

Betul pak Afandi, untung nakal masa kecil saya dibagi 3 anak saya

Jüng Hyùn Bäe secara tradisionalbuah kersen digunakan untukmengobati asam urat dengan caramengkonsumsi buah kersensebayak 9 butir 3 kali sehari danterbukti dapat mengurangi rasanyeri yang ditimbulkan daripenyakit asam urat
tanduran lamtoro/ecek2.tanduran peltekan.tndran juet. tndran asem. trus tndran ental nang skitar gending iku sek akeh ta?
suegere rek


Martha Desant
lek tnduran kersen, juwet, doro, trglun yo jek enek nek ratan golokan

wit kecandri kanggo dolenan sentokan biyen gawe tembakan waktu angon

nek cilikan q biyen penekan wite keres di area makam desa....

dek smono kae aq lek kriteng rambut gw godong


Posting Komentar

z Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh :f Afandi, Blogger, Tenda Suwur, GMP, Mode suwur, OmaSae, #, - # -