Sekilas tentang GRESIK

SEJARAH SINGKAT GRESIK
Sumber : group facebook gresik.sumpek

Sejak abad ke-11, Gresik menjadi Pusat perdagangan dan  kota  bandar yang dikunjungi oleh banyak bangsa seperti, Cina, Arab,  campa dan Gujarat. Gresik juga sebagai pintu  masuk Islam pertama  di Jawa yang dibawa syekh  Maulana Malik Ibrahim Bersama Fatimah binti Maimun. Gresik sudah menjadi salah satu pelabuhan utama  dan  kota dagang yang cukup penting sejak abad ke-14  , serta  menjadi tempat persinggahan kapal-kapal dari Maluku  menuju  Sumatera dan daratan Asia (termasuk India dan  Persia). Hal ini  berlanjut hingga era VOC. Pada era VOC, Afdeeling Gresik terdiri dari Kabupaten  Gresik, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Sedayu. Kota Gresik sendiri berada pada jalur utama jalan pos  Dandels.

Perkembangan Surabaya yang cukup pesat  memaksa dihapuskannya Kabupaten Gresik dan  bergabung dengan Kabupaten Surabaya pada  tahun  1934  . Pada awal Kemerdekaan Indonesia, Gresik hanyalah sebuah kawedanan di bawah Kabupaten Surabaya.  Didirikannya  Pabrik Semen Gresik pada tahun 1953   merupakan titik awal  industrialisasi di Gresik.

Pada tahun 1974, status Kabupaten  Surabaya dihapus dan sebagai  penggantinya adalah Kabupaten  Gresik, dengan bupati  pertama H. Soeflan. Kawasan permukiman  pun semakin  melebar, dan bahkan pusat pemerintahan dipindahkan ke Kawasan Bunder, yang kini dianggap sebagai Gresik  Kota Baru.

Perekonomian Gresik dikenal sebagai salah satu kawasan industri  utama di Jawa Timur. Beberapa industri di Gresik antara lain  Semen  Gresik, Petrokimia Gresik, Nippon Paint, BHS- Tex, Industri  perkayuan/ Plywood dan Maspion. Gresik  juga merupakan penghasil  perikanan yang cukup  signifikan, baik perikanan laut, tambak,  maupun  perikanan darat. Gresik juga terdapat sebuah  Pembangkit  Listrik Tenaga Gas dan Uap berkapasitas 2. 200   MW.

Antara Gresik dan Surabaya dihubungkan oleh  sebuah Jalan Tol Surabaya-Manyar,  yang terhubung  dengan Jalan Tol Surabaya-Gempol. Selain itu perekonomian masyarakat Gresik banyak ditopang dari  sektor  wiraswasta. Salah satunya yaitu Industri Songkok, Pengrajin Tas,  Pengrajin Perhiasan Emas & Perak,  Industri Garment (konveksi).

Rupa-rupa Makanan khas Gresik adalah nasi krawu, otak-otak bandeng, pudak, Jubung, ayas, ubus, Gajih pinggir, dan  Bontosan Giri  yang hanya ada di daerah sekitar makam  Sunan Giri. Minuman khas  Gresik adalah es siwalan, Legen panceng,  temu lawak, wedang  pokak dan Kopi Giras yang tersedia  di warung kopi yang banyak  tersebar hampir disetiap  sudut-sudut gang [Warung Cangkruan].

Pariwisata Sejumlah pariwisata andalan di Gresik adalah Makam Maulana Malik Ibrahim (di Gapuro), Makam Sunan Giri (di  desa Giri), Makam Sunan Prapen (Cucu Sunan Giri) di  desa Klangonan, Makam  Fatimah binti Maimun, Makam  Kanjeng Sepuh dan Petilasan sunan  kalijaga di Kawasan  Gunung Surowiti kecamatan Panceng di  Kabupaten  Gresik, yang kesemuanya telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan ilmu pengetahuan oleh Pemerintah  Provinsi Jawa Timur.

Pulau Bawean merupakan tujuan  wisata bahari, yang terdapat  suaka alam dan suaka  margasatwa, wisata pantai "pasir putih" yang berada di desa Dalegan kecamatan Panceng yang menyuguhkan suasana hiburan pemandangan laut, bermain dan mandi  di pantai  yang aman dan nyaman. Muara Bengawan Solo  (sungai terpanjang  di P. Jawa) merupakan kawasan yang  tidak kalah menariknya untuk  dikunjungi. selain itu ada tradisi yang telah cukup lama hingga sekarang masih terus berlangsung yakni tradisi rebo  wekasan, malem selawe dan pasar bandeng.

** BUPATI GRESIK DULU SAMPAI SEKARANG **
Kanjeng Poesponegoro . .1680
RPAA Soeryowinoto. . . 1934 - 1937
RMI Moessono. . . .1937 - 1948
Bambang Suprapto. . . 1948 - 1953
R Widagdo. . . .1953 - 1960
R Sukarso. . . .1960 - 1968
Soesanto Bangunnagoro, SH . . .1968 -1973
Letkol ( L ) Supelan . . 1973 - 1978
Letkol ( L ) Wasiaji . . .1978 - 1984
Letkol ( M ) H Amiseno . .1984 - 1989
Letkol ( L ) Djuhansah. . 1989 - .1994
Letkol ( L ) H Suewarso. S.Sos . .1994 - 2000
Drs.KH.Robbach Ma.sum .MM . .2000 - 2010
Ir Sambari Radianto . . . 2010 - . . .
0 komentar


YANG TERKAIT

z Suara Gresik | # - # | Mengembalikan Gresik sebagai kota santri, yang taat beribadah, rajin mengaji, dan pekerja keras, tak akan meninggalkan ajaran agama Islam

Didukung oleh :f Afandi, Blogger, Tenda Suwur, GMP, Mode suwur, OmaSae, #, - # -